Thailand Batalkan Deklarasi Damai, Ini Respons Kamboja

Anton Suhartono
Kamboja menegaskan tidak melanggar kesepakatan gencatan senjata sebagaimana dituduhkan militer Thailand (Foto: AP)

Sementara itu Perdana Menteri Kamboja Hun Manet menyerukan seluruh lembaga negara, angkatan bersenjata, dan rakyatnya untuk bersatu guna menjaga integritas serta kedaulatan wilayah negara.

Dalam pesan di Facebook, dia menekankan setiap kementerian, lembaga, otoritas, cabang angkatan bersenjata, dan warga Kamboja harus bekerja sama dalam solidaritas demi bangsa dan tanah air di masa yang penuh tantangan.

Sebelumnya Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menegaskan Deklarasi Damai dengan Kamboja batal demi hukum. Dia juga mengumumkan penangguhan semua jalur negosiasi dengan Kamboja.

Anutin juga tidak lagi mengakui peran Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, sebagai mediator damai. Konflik sepenuhnya menjadi urusan bilateral Thailand dan Kamboja. 

Bukan hanya itu, Anutin tidak takut dengan ancaman sanksi tarif AS sebagaimana pernah disampaikan Trump jika perang berlanjut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

57 tahun lalu

Kendaraan Taktis Pasukan Perdamaian Internasional Tiba di Gaza, Personel Menyusul

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding

57 tahun lalu

Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal