Tewaskan Hampir 400 Orang, Topan Rai Hantam Filipina di Luar Prediksi Pakar

Salsabila Nur Rizki
Korban tewas terjangan Topan Rai di Filipina mendekati 400 orang (Foto: Reuters)

Angin memasuki daratan Filipina dengan kecepatan 210 km per jam, menumbangkan pohon kelapa, merobohkan tiang listrik, serta menerbangkan atap rumah ke udara. Kurangnya data real time dan studi badai serupa di wilayah tersebut menyulitkan para ahli untuk memprediksi seperti apa peningkatan kemampuan Topan Rai.

“Tantangan dalam memperkirakan peristiwa besar adalah kecepatan terjadinya, seringkali dalam hitungan jam fenomena alam itu sudah memasuki kawasan permukiman. Hal ini membuat persiapan untuk proses evakuasi guna mengurangi risiko bencana menjadi kurang,” kata Clare Nullis, petugas media di Organisasi Meteorologi Dunia (WMO).

Menurut EM-DAT, database bencana alam dari Universitas Louvain yang tersedia untuk umum, dalam 30 tahun terakhir, Filipina diterjang 205 badai siklon tropis. Angka itu merupakan yang tertinggi di antara negara Asia lainnya. Setiap badai siklon merenggut nyawa dan menyebabkan kerusakan jutaan dolar AS.

Sebagai perbandingan, China, negara paling terdampak kedua, mengalami 139 badai siklon tropis dan Bangladesh 42 siklon tropis dalam 30 tahun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka

57 tahun lalu

Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan

57 tahun lalu

Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina

57 tahun lalu

Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal