Terungkap, Trump Ingin Cepat-Cepat Gencatan Senjata dengan Iran sejak 21 Maret

Anton Suhartono
Ada inisiatif senyap di balik tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat AS dan Iran (Foto: AP)

Sumber pejabat mengatakan, AS terkejut dengan daya tahan Iran di bawah serangan bertubi-tubi.

Sementara itu Gedung Putih memilih Pakistan sebagai mediator, bukan Turki. Pertimbangannya, negara tetangga Iran itu bersikap netral serta lebih mungkin diterima oleh Teheran.

Kesepakatan gencatan senjata secara efektif meminta Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz sebagai imbalan atas penghentian serangan.

Laporan tersebut sangat kontras dengan sikap Trump yang disampaikan ke publik serta pejabat senior AS lainnya. Mereka mengklaim Iran memohon gencatan senjata yang kemudian menyebutnya sebagai kemenangan perang tanpa syarat.

AS dan Israel melancarkan serangan pada 28 Februari, memaksa Iran membalasnya dengan menggempur negara-negara Arab yang menjadi tuan rumah pangkalan militer AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal