Terungkap! Pemenggal Guru di Prancis Benci Arab Saudi, Sebut Pemimpinnya Pemuja Berhala

Arif Budiwinarto
Pembunuh guru di Paris diketahui merupakan penentang Arab Saudi dan para pemimpinnya. Di media sosial, dia menyebut Saudi sebagai negara pemuja berhala. (foto: Okezone)

Al-Arabiya pernah mendapat kiriman tangkapan layar berisi utas kicauan dari akun yang terindentifikasi sebagai milik Anzorov. Dari bukti-bukti itu Anzorov diketahui sering mencuitkan sikapnya menentang pemerintahan Arab Saudi serta para pejabatnya.

"Thread (utas) ketidakpercayaan terhadap negara Arab Saudi, para pemimpinnya, dan semua orang yang mendukung mereka," demikian tulisan di awal utas Tweet Anzorov yang menyertakan foto Raja Arab Saudi King Fahd dan Ratu Elizabeth.

Al-Arabiya kemudian melacak kicauan Anzorov lainnya yang telah dihapus menggunakan alat bernama Wayback Machine--alat digital yang mengarsipkan cuplikan dari internet.

"Di antara orang murtad yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi adalah partisipasinya dalam pendirian berhala yang disembah di luar Allah. Di antara berhala ini adalah: PBB, UNESCO, WTO, Dewan Negara-Negara Teluk, Liga Dunia Arab," isi Tweet dari akun @tchetchene_270 yang terverifikasi milik Anzorov.

Setelah dilakukan investigasi, polisi Prancis mendapatkan fakta lainnya bahwa sebelum dibunuh Samuel Paty sempat berulang kali mendapatkan ancaman via internet. Diduga aksi tersebut dilakukan oleh Anzorov yang kemudian menghapusnya untuk menghilangkan jejak.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
12 hari lalu

Ketika Raja Charles Sindir Trump: Tanpa Inggris, Orang Amerika akan Berbahasa Prancis

Nasional
18 hari lalu

Prabowo Dijadwalkan Kembali Kunjungi Prancis Akhir Mei, Ini yang Akan Dibahas  

Nasional
18 hari lalu

Prabowo bakal Kembali Kunjungi Prancis dalam Waktu Dekat

Internasional
18 hari lalu

Lagi, Tentara Prancis Personel UNIFIL di Lebanon Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal