Terungkap, Militer Korsel Beli 3.000 Kantong Mayat saat Presiden Umumkan Darurat Militer

Anton Suhartono
Militer Korsel membeli 3.000 kantong mayat saat Presiden Yoon Suk Yeol mengumumkan status darurat militer pada 3 Desember 2024 (Foto: AP)

Kantong jenazah tambahan tersebut adalah sisa pesanan sebelumnya namun baru dikirim pada Desember, 

"Sesuai dengan rencana 5 tahun militer yang dibuat pada 2022," bunyi pernyataan, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (20/3/2025).

Namun berdasarkan pemeriksaan pada anggaran pertahanan 2023-2027, kantong jenazah tak masuk dalam daftar belanja.

Sementara itu terkait pemesanan 1.000 peti mati, Korps II menjelaskan, ada diskusi di internal militer mengenai potensi jatuhnya korban akibat latihan perang gabungan Ulchi-Freedom Guardian antara militer Korsel dengan AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Saiful Mujani Singgung Konsolidasi Jatuhkan Pemerintah, Hasan Nasbi: Tak Paham Demokrasi!

Nasional
2 hari lalu

RI-Korsel Garap Kerja Sama Migas, Incar Pemanfaatan Sumber Daya di Laut

Nasional
5 hari lalu

Prabowo Puji Aksi Heroik Sugianto yang Selamatkan Lansia dari Kebakaran Hutan di Korsel

Nasional
5 hari lalu

Prabowo Hadiahkan Baju buat Anjing Presiden Korsel, Seskab Teddy: Diplomasi Anabul

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal