Terungkap, Militer AS Pakai Claude AI dari Anthropic saat Serang Iran meski Dilarang Trump

Maria Christina Malau
Ibu kota Iran, Teheran, diguncang serangan AS-Israel, Sabtu (28/2/2026). (Foto: AP)

Trump menyebut keputusan Anthropic sebagai kesalahan yang fatal. Dia juga melontarkan kritik keras kepada mereka yang bekerja di Anthropic. Dia menyebut mereka sebagai orang-orang gila sayap kiri, menuduh perusahaan bersikap egois serta membahayakan nyawa warga dan keamanan nasional AS.

Menurut pemimpin Partai Republik itu, Anthropic telah melakukan kesalahan dengan mencoba menekan Pentagon dalam negosiasi penggunaan teknologi AI.

Anthropic Melawan

Sementara Anthropic menyatakan akan menggugat keputusan pemerintahan Trump yang melabeli perusahaan itu sebagai risiko rantai pasokan, ke pengadilan. Perusahaan itu menjadi salah satu yang pertama secara terbuka menantang kebijakan Trump pada masa jabatan keduanya.

Anthropic dalam pernyataan resminya menegaskan, tidak ada intimidasi atau hukuman dari Departemen Perang yang akan mengubah sikap mereka terkait pengawasan domestik massal maupun pengembangan senjata otonom penuh.

"Kami akan menantang penetapan risiko rantai pasokan apa pun di pengadilan," kata Anthropic.

Anthropic menjelaskan, penetapan risiko rantai pasok oleh Menteri Pertahanan Pete Hegseth hanya berlaku pada kontrak Departemen Pertahanan terkait penggunaan Claude AI. Operasi lain di luar lingkup tersebut tidak terdampak.

"Kami percaya penetapan ini akan secara hukum tidak tepat dan akan menciptakan preseden berbahaya bagi perusahaan Amerika mana pun yang bernegosiasi dengan pemerintah," kata Anthropic.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Klaim AS Bisa Perang Lawan Iran Lebih dari Sebulan

57 tahun lalu

Iran Tegaskan Selat Hormuz Ditutup, Ancam Bakar Kapal yang Coba Melintas!

57 tahun lalu

Iran Ngamuk, AS Perintahkan Seluruh Warganya Tinggalkan Timur Tengah

57 tahun lalu

Qatar Tembak Jatuh 2 Jet Tempur Sukhoi Su-24 Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal