Terungkap! Kekejaman Militer Australia Bunuh Puluhan Warga Sipil dan Tahanan Afghanistan

Arif Budiwinarto
Tentara Australia saat bertugas di Afghanistan. (foto: Wikipedia)

Kekejaman militer Australia selama di Afghanistan

Campbell juga menyerukan agar beberapa medali layanan terhormat yang diberikan kepada pasukan operasi khusus yang bertugas di Afghanistan antara 2007 dan 2013 dicabut.

Setelah serangan teror 11 September 2001, lebih dari 26.000 personel berseragam Australia dikirim ke Afghanistan untuk bertempur bersama Amerika Serikat dan pasukan sekutu melawan Taliban, Al-Qaeda, dan kelompok ekstrimis Islam lainnya.

Pasukan tempur Australia meninggalkan negara itu pada tahun 2013, tetapi sejak itu muncul laporan perilaku brutal yang dilakukan unit pasukan khusus elite.

Mulai dari laporan tentang tentara yang membunuh seorang anak berusia enam tahun dalam penggerebekan rumah hingga seorang tahanan yang ditembak mati untuk menghemat ruang di dalam helikopter.

Australia berusaha redam pukulan atas fakta yang terungkap

Pemerintah Australia berusaha untuk meredam pukulan dari laporan itu, dengan Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan kepada warga Australia pekan lalu untuk bersiap menghadapi "kebenaran yang jujur ​​dan brutal" terkandung dalam dokumen yang disunting itu.

PM Morrison juga menelepon mitranya di Afghanistan, Rabu kemarin, untuk menegaskan bahwa pemerintahnya sangat serius menanggapi beberapa tuduhan yang menganggu tersebut.

Kantor Presiden Afghanistan, dalam kicauannya menyebut PM Morrison telah mengungkapkan kesedihan yang paling dalam atas kesalahan tersebut.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Potret Prajurit Marinir TNI AL Berhasil Lumpuhkan Musuh, Tentara Australia sampai Terpukau

57 tahun lalu

40 Pasukan Khusus TNI Latihan Bersama Tentara Australia, Ada Apa?

57 tahun lalu

Australia Desak China Minta Maaf soal Foto Hoaks Tentara Todong Anak Afghanistan Pakai Pisau

57 tahun lalu

Saksi Mata Kekejaman Tentara Australia: Keluarga Saya Diserang Pakai Anjing Lalu Ditembaki

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal