Terungkap, Ini Penyebab Jatuhnya Pesawat Air India yang Tewaskan 260 Orang Lebih

Anton Suhartono
Hasil penyelidikan awal jatuhnya pesawat Boeing 787-8 Air India mengungkap saklar bahan bakar dalam posisi cut off (Foto: AP)

Sementara itu cockpit voice recorder mengungkap, seorang pilot bertanya kepada rekannya mengapa dia menghentikan pasokan bahan bakar.

"Pilot tersebut menjawab dia tidak melakukannya," bunyi laporan hasil penyelidikan.

Sakelar bahan bakar hampir secara bersamaan berpindah dari posisi "run" ke "cut-off" tepat setelah lepas landas. Laporan tidak menjelaskan bagaimana sakelar tersebut bisa berpindah ke posisi "cut-off".

Tidak disebutkan apakah pertanyaan disampaikan oleh kapten atau kopilot serta siapa yang menyampaikan "Mayday, Mayday, Mayday" sebelum kecelakaan terjadi.

Kapten pilot saat itu adalah Sumeet Sabharwal (56) yang memiliki total 15.638 jam terbang. Dia juga instruktur di maskapai Air India, perusahaan milik Tata Motor.

Sementara kopilot adalah Clive Kunder (32) yang memiliki pengalaman 3.403 jam terbang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Usai Dikunjungi Narendra Modi, InJourney Optimistis Candi Prambanan Makin Dilirik Turis India

57 tahun lalu

Candi Prambanan Jadi Saksi Persahabatan Indonesia-India, Jejak Peradaban 1.000 Tahun

57 tahun lalu

Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar Orang, Transisi Pemerintahan Tetap Damai

57 tahun lalu

Prabowo di Hadapan Narendra Modi: Saya Punya DNA India

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal