"Pada awal Juli, Hamas menyetujui kesepakatan pertukaran tahanan, dan kondisinya telah menguntungkan sejak saat itu. Namun hingga saat ini, kita belum setuju tentang apakah kesepakatan itu matang atau tidak," katanya.
Menurut Gallant, kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas merupakan satu-satunya jalan untuk menghindari kerugian lebih besar yang diderita Israel dalam perang di Gaza.
"Saya yakin, dan masih percaya, bahwa kita harus siap untuk membuat kesepakatan pertukaran tahanan serta menarik diri dari Koridor Philadelphi," tuturnya.
Koridor Philadelphi merupakan batu ganjalan yang menyebabkan kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas yang sudah di depan mata pada Juli lalu menjadi gagal.
Dalam pembicaraa damai yang merujuk pada proposal gencatan senjata yang diajukan Presiden AS Joe Biden itu, Netanyahu tiba-tiba memberikan syarat baru di detik-detik terakhir. Dia menolak menarik pasukan Israel dari Koridor Philadelphi, garis yang membentang sepanjang perbatasan Gaza dan Mesir. Hamas dengan tegas menolak tuntutan Netanyahu karena perbatasan dengan Mesir adalah denyut nadi kehidupan di Gaza.