Terungkap, 98 Persen Orang yang Masuk Daftar Pemantauan FBI Nama-Nama Muslim

Anton Suhartono
Organisasi Muslim AS CAIR mengungkap, hampir 100 persen orang yang masuk dalam daftar pemantauan FBI adalah nama-nama Muslim (Foto: Reuters)

Namun CAIR yakin target-target FBI ke depannya tak lagi Muslim. Daftar rahasia FBI mungkin akan memasukkan kelompok-kelompok baru.

“Tapi jutaan target FBI berikutnya bukanlah Muslim. Dengan dicabutnya kabut Perang Melawan Teror, daftar rahasia FBI suatu hari akan mendapati target baru. Target selanjutnya adalah warga Amerika, dan laporan ini dimaksudkan sebagai peringatan untuk mereka," bunyi laporan.

Lebih lanjut CAIR mendesak Presiden Joe Biden untuk turun tangan mengatasi daftar pemantauan FBI tersebut.

Mereka yang berada dalam daftar pengawasan akan menghadapi masalah, seperti pembatasan perjalanan, imigrasi, pemanggilan, kesulitan mendapat izin dan lisensi, berdampak pada pekerjaan atau profesi, serta dibatasi aksesnya ke gedung pemerintah.

Dalam insiden terbaru, Mohamed Khairullah, wali kota Prospect Park, daerah di New Jersey, ditolak masuk Gedung Putih padahal sudah mendapat undangan dari Biden untuk menghadiri perayaan Idul Fitri.

Pasukan pengawal presiden AS, Dinas Rahasia, tiba-tiba membatalkan undangan untuknya di menit-menit terakhir. Penolakan kehadiran Khairullah dikaitkan dengan namanya yang masuk daftar pemantauan FBI.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal