Ternyata Ukraina Juga Pakai Ranjau Darat Terlarang untuk Lawan Pasukan Rusia

umaya
Ukraina terbukti menggunakan ranjau darat anti-personel terlarang secara sembarangan dalam perang melawan pasukan Rusia. (Foto: Joe Raedle/Getty Images)

WASHINGTON, iNeews.id - Ukraina terbukti menggunakan ranjau darat anti-personel terlarang secara sembarangan dalam perang melawan pasukan Rusia

Bukti baru penggunaan ranjau darat terlarang itu disampaikan oleh Human Rights Watch (HRW). Kelompok tersebut segera meminta pemerintah Ukraina untuk menindaklanjuti hasil laporan tersebut. 

HRW mendesak Ukraian mewujudkan komitmen yang dibuat awal bulan ini untuk tidak menggunakan senjata semacam itu. Pemerintah juga diminta menyelidiki dugaan penggunaannya dan meminta pertanggungjawaban mereka yang terlibat. 

“Janji pemerintah Ukraina untuk menyelidiki penggunaan ranjau anti-personel terlarang oleh militernya adalah pengakuan penting atas tugasnya untuk melindungi warga sipil,” kata Direktur senjata Human Rights Watch, Steve Goose dalam sebuah pernyataan, Jumat (30/6/2023). 

HRW mengatakan telah membagikan temuannya dengan pemerintah Ukraina dalam surat pada bulan Mei. Namun Kiev tidak memberikan tanggapan. Kedutaan Ukraina di Washington juga tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Pada 2005, Ukraina meratifikasi perjanjian internasional 1997 yang melarang penggunaan ranjau semacam itu dan mengamanatkan penghancuran stok senjata.

"Rusia tidak bergabung dalam perjanjian itu. Penggunaan ranjau anti-personelnya melanggar hukum kemanusiaan internasional karena ranjau itu pada dasarnya tidak pandang bulu," kata laporan itu.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
7 hari lalu

Kode Keras! Putin Tegaskan Rusia Bersama Iran

Internasional
11 hari lalu

Bantah Mojtaba Khamenei Kabur ke Rusia, Dubes Iran: Perang Psikologi Musuh!

Internasional
11 hari lalu

Iran Bantah Mojtaba Khamenei Luka Parah di Rusia

Buletin
12 hari lalu

Mojtaba Khamenei Dirawat di Rusia, Putin Diduga Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal