Ternyata Australia Selidiki Apakah Warganya Tidur Cukup Setiap Hari

Nathania Riris Michico
Ilustrasi orang yang tidur saat bekerja. (Foto: ABC News)

SYDNEY, iNews.id - Pemerintah Federal Australia memprakarsai penyelidikan yang akan dilakukan oleh parlemen mengenai apakah warga Australia cukup tidur. Pemerintah juga akan menyelidiki biaya ekonomi dan sosial yang dikeluarkan akibat warganya kurang tidur.

"Masalah tidur adalah masalah yang berkembang dan semakin besar di Australia, dan faktanya, penelitian yang kami lihat menunjukkan bahwa setidaknya empat dari 10 warga Australia tidak mendapatkan tidur yang cukup secara teratur," kata anggota parlemen dari Partai Liberal, Trent Zimmerman.

Dia adalah ketua Komite Tetap Parlemen nasional bidang Kesehatan, Perawatan Warga senior dan Olahraga, yang akan melakukan penyelidikan ini dan diharapkan akan bisa melaporkan kembali temuannya ke Parlemen dalam beberapa bulan ke depan.

Penyelidikan ini menerima lebih dari 100 masukan. Nantinya, akan ada acara dengar pendapat di seluruh Australia.

"Kita tahu bahwa tidur sangat penting bagi fungsi tubuh kita, baik itu kesehatan mental, tingkat kewaspadaan, memori atau kemampuan kinerja kita, jadi ini adalah masalah yang terus berkembang yang perlu kita soroti," kata Zimmerman.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
9 jam lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Nasional
11 jam lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
13 jam lalu

Prabowo dan Albanese Teken Traktat Keamanan Bersama Indonesia-Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal