Tepis Trump, Menlu Iran: Belum Ada Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Israel

Anton Suhartono
Abbas Araghchi menegaskan tetap melanjutkan serangan ke Israel (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) IranAbbas Araghchi menegaskan tetap melanjutkan serangan ke Israel, Selasa (24/6/2025) pagi. Operasi militer untuk menghukum Israel berlanjut hingga menit-menit terakhir pukul 04.00 waktu Teheran (pukul 07.30 WIB, perbedaan waktu Jakarta dengan Teheran 3,5 jam).

"Bersama seluruh warga Iran, saya berterima kasih kepada Angkatan Bersenjata yang pemberani, yang tetap siap membela negara kita tercinta hingga titik darah penghabisan, dan yang merespons setiap serangan musuh hingga menit terakhir," kata Araghchi, dalam pernyataan di media sosial X.

Sebelumnya dia menegaskan belum ada kesepakatan gencatan senjata yang dicapai dengan Israel sejauh ini, meski Presiden AS Donald Trump telah mengumumkannya.

Dia mengulangi lagi sikap pemerintah bahwa Iran siap menerima gencatan senjata jika Israel menghentikan serangannya.

"Namun, dengan syarat rezim Israel menghentikan agresi ilegalnya terhadap rakyat Iran paling lambat pukul 04.00 waktu Teheran, kami tidak berniat untuk melanjutkan serangan setelahnya," kata Araghchi.

"Keputusan akhir mengenai penghentian operasi militer kami akan dibuat kemudian," ujarnya, lagi.

Namun lepas pukul 04.00, Israel terus menggempur Teheran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jet-Jet Tempur Israel Gentayangan di Negara-Negara Tetangga, Iran Beri Peringatan Keras

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

AS Kendalikan Aset Iran Rp1.870 Triliun, Kalau Dicairkan Harus Dipakai Beli Pangan Produk Amerika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal