Juru bicara militer Israel membantah penggunaan peluru tajam yang menewaskan seorang remaja Palestina. Mereka mengatakan tentara telah menggunakan apa yang digembarkan sebagai cara pembubaran kerusuhan.
"Tembakan peluru karet untuk menghadapi puluhan warga Palestina yang melempar batu ke arah kami dan mencoba menggulingkan batu dan membakar ban ke kendaraan Israel," kata jubir militer Israel.
"Laporan penggunaan tembakan langsung selama kerusuhan tidak benar, dan klaim tentang sejumlah perusuh yang terluka dan satu tewas diketahui," lanjutnya.
Misi PBB di Timur Tengah kutuk tindakan Israel
Utusan PBB untuk Timur Tengah, Nickolay Mladenov, mengatakan dia terkejut dengan pembunuhan tersebut serta mendesak Israel melakukan investigasi internal standar operasional militer menangani demonstran.
"Israel harus dengan cepat dan independen menyelidiki insiden yang mengejutkan dan tidak dapat diterima ini," tulis Mladenov dalam Tweet-nya.