Tentara Asing Angkat Kaki, Amerika Peringatkan Potensi Kembalinya Al-Qaeda di Afghanistan  

Umaya Khusniah
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin. (Foto: Reuters)

Dilansir dari Arab News, Taliban telah memberikan perlindungan bagi al-Qaeda ketika memerintah Afghanistan dari tahun 1996-2001. AS akhirnya menginvasi dan menggulingkan Taliban setelah menolak menyerahkan para pemimpin al-Qaeda pasca-serangan 11 September 2001.

Selama 20 tahun AS memerangi Taliban di Afghanistan, jumlah al-Qaida sangat berkurang. Namun pertanyaan kembali muncul terkait kemungkinan masa depan Al-Qaeda dengan Taliban di Kabul. 

"Kami harap Taliban tidak membiarkan hal itu (kemungkinan al-Qaida menggunakan Afghanistan) terjadi," kata Austin. 

Dalam perjanjian Februari 2020 dengan pemerintahan Trump, para pemimpin Taliban berjanji untuk tidak mendukung al-Qaeda atau kelompok ekstremis lain yang akan mengancam AS. 

Namun para pejabat AS percaya Taliban mempertahankan hubungan dengan al-Qaeda. Banyak negara, termasuk di Teluk Arab, khawatir kembalinya Taliban ke tampuk kekuasaan dapat membuka pintu bagi kebangkitan pengaruh al-Qaeda.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS

57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal