Tentara AS Bakar Diri Bela Palestina, Hamas: Aaron Bushnell Pembela Kemanusiaan

Anton Suhartono
Hamas menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Aaron Bushnell, prajurit Angkatan Udara AS yang bakar diri demi membela Palestina (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Faksi perlawanan Palestina Hamas menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Aaron Bushnell, prajurit Angkatan Udara Amerika Serikat (AS). Bushnell meninggal setelah melakukan aksi bakar diri di depan Kedubes Israel, Washington DC, untuk memprotes praktik genosida di Jalur Gaza, Palestina.

Dalam pernyataan di Telegram, Hamas menegaskan Bushnell telah mengabadikan namanya sebagai pembela nilai-nilai kemanusiaan.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus serta solidaritas penuh kepada keluarga dan teman-teman pilot AS Aaron Bushnell, mengabadikan namanya sebagai pembela nilai-nilai kemanusiaan dan penderitaan rakyat Palestina yang tertindas oleh pemerintahan Amerika dan kebijakan-kebijakannya yang tidak adil," bunyi pernyataan Hamas, seperti dilaporkan kembali Reuters, Selasa (27/2/2024).

Aksi ekstrem dengan bakar diri di AS untuk memprotes serangan Israel ke Gaza pernah terjadi sebelumnya. Seorang perempuan di Atlanta 
melakukan bentuk protes ekstrem itu pada Desember 2023.

Sebelumnya Angkatan Udara AS mengonfirmasi prajurit yang melakukan aksi bakar diri adalah Aaron Bushnell (25). Mendiang bertugas di 
Skuadron Dukungan Intelijen 531 meninggal, seorang spealis pertahanan siber.

“Saat tragedi ini terjadi, setiap personel Angkatan Udara juga merasakannya. Kami menyampaikan dukacita terdalam kepada keluarga dan 
rekan-rekan Penerbang Senior Bushnell. Perhatian dan doa kami menyertai mereka, dan kami meminta Anda menghormati privasi mereka 
selama masa-masa sulit ini,” kata pejabat AU AS, Celina Noyes. 

Departmen Pertahanan (Pentagon) menyebut kematian Bushnell sebagai peristiwa tragis. Menteri Pertahanan (Menhan) Lloyd Austin disebut memantau perkembangan kondisi tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Iran Sita Aset 100 Orang Lebih yang Dianggap Mendukung Musuh Negara

Internasional
9 jam lalu

Trump Ingatkan Iran Hanya Punya Waktu 48 Jam untuk Buka Selat Hormuz, atau...

Internasional
14 jam lalu

Ngeri! PLTN Iran Dibom AS-Israel, Dampaknya Bisa Musnahkan Kehidupan di Negara-Negara Arab

Internasional
21 jam lalu

Amerika Sebut Mobil China seperti Kanker Usulkan Larangan Permanen, Takut Bersaing?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal