Tegas, KTT BRICS Kutuk Serangan Israel ke Gaza dan Iran

Anton Suhartono
KTT BRICS 2025 mengeluarkan pernyataan bersama, mengutuk serangan Israel ke Gaza dan Iran (Foto: AP)

"BRICS adalah pewaris Gerakan Non-Blok. Dengan multilateralisme yang sedang diserang, otonomi kita kembali terkendali," kata Lula. 

Negara-negara BRICS kini mewakili lebih dari setengah populasi dunia dan 40 persen dari output ekonomi global.

Perluasan keanggotaan BRICS dianggap membuka ruang baru untuk koordinasi diplomatik setelah peran forum-forum seperti G7 dan G20 terhambat oleh perpecahan serta pendekatan "America First" Presiden AS Donald Trump. Seperti diketahui AS berada dalam dua kelompok kerja sama ekonomi tersebut.

Sebagaimana namanya, BRICS awalnya hanya beranggotakan Brasil, Rusia, India, dan China setelah menggelar KTT pertama pada 2009. Blok tersebut kemudian menambahkan Afrika Selatan. 

Pada 2024, BRICS memasukkan Mesir, Ethiopia, Indonesia, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab sebagai anggota baru. Bagi Indonesia, ini merupakan pertemuan pertama.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

57 tahun lalu

Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal