Tegas! Hizbullah Ancam Serang Anjungan Gas Israel di Laut Mediterania

Umaya Khusniah
Sekjen Hizbullah, Hassan Nasrallah. (Foto: Reuters)

Amos Hochstein, penasihat senior untuk keamanan energi di Departemen Luar Negeri AS, diperkirakan akan tiba di Beirut dalam beberapa hari ke depan.

Pembicaraan tidak langsung yang dimediasi AS antara Lebanon dan Israel telah terhenti selama berbulan-bulan. Lebanon tidak sepakatan mengenai seberapa besar wilayah yang disengketakan itu.

Nasrallah mengatakan, Israel harus menunggu hasil negosiasi. Setiap pengeboran yang dilakukan sebelum kesepakatan, akan dianggap sebagai serangan langsung ke Lebanon.

“Semua opsi ada di atas meja. Semua tindakan keamanan yang dilakukan militer Israel tidak akan dapat melindungi pengeboran gas tersebut," kata Nasrallah.

Dia menambahkan, kapal dan pemiliknya harus tahu bahwa mereka adalah mitra dalam agresi di Lebanon yang terjadi hari ini. Nasrallah menyerukan penarikan segera dari daerah itu. 

“Mereka bertanggung jawab penuh atas apa yang bisa terjadi pada kapal ini, baik kerusakan material maupun awaknya,” katanya. 

Israel dan kelompok Hizbullah yang dipersenjatai dan didanai oleh Iran, merupakan musuh bebuyutan yang terlibat dalam perang selama sebulan pada 2006. Sejak itu, daerah perbatasan tetap tegang tetapi sebagian besar tenang.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS

57 tahun lalu

Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini

57 tahun lalu

Murka! Iran: Kami Berhak Balas Serangan AS

57 tahun lalu

Sadis! Israel Bom Tenda Pengungsi Gaza, 6 Orang Tewas 10 Luka termasuk Anak-Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal