"Saya di sini karena demokrasi Amerika terancam," kata Melissa Dunphy, seorang profesor anggota Count Every Vote.
"Kami memiliki pemerintahan yang telah menyatakan dengan berani mereka akan mengabaikan hasil sebenarnya dari pemilihan ini dan mencoba untuk mencuri suara dari apa yang saya yakini sebagai pemenang yang benar," kata pria 40 tahun itu, melanjutkan.
Para pendukung Trump menyuarakan kekhawatiran mereka atas surat suara palsu. Mereka juga menuduh kubu Biden melakukan kecurangan dengan mencuri suara.
"Mereka menghentikan penghitungan pada malam hari pemilihan sehingga bisa mendapat surat suara palsu untuk menang. Mereka sedang melakukan penipuan sekarang," kata Diann Candan, pendukung Trump yang juga pensiunan polisi.
Meskipun ketegangan di lokasi sangat tinggi, tidak ada bentrokan pendukung kedua capres.
Polisi menjaga lokasi penghitungan suara dengan siaga tinggi. Helikopter juga dikerahkan untuk memnatau kondisi dari udara.