Tegang, Pendukung Trump dan Biden Geruduk Tempat Penghitungan Suara Pennsylvania

Anton Suhartono
Pendukung Donald Trump dan Joe Biden berunjuk rasa di pusat penghitungan suara pilpres AS Pennsylvania (Foto: AFP)

"Saya di sini karena demokrasi Amerika terancam," kata Melissa Dunphy, seorang profesor anggota Count Every Vote.

"Kami memiliki pemerintahan yang telah menyatakan dengan berani mereka akan mengabaikan hasil sebenarnya dari pemilihan ini dan mencoba untuk mencuri suara dari apa yang saya yakini sebagai pemenang yang benar," kata pria 40 tahun itu, melanjutkan.

Para pendukung Trump menyuarakan kekhawatiran mereka atas surat suara palsu. Mereka juga menuduh kubu Biden melakukan kecurangan dengan mencuri suara.

"Mereka menghentikan penghitungan pada malam hari pemilihan sehingga bisa mendapat surat suara palsu untuk menang. Mereka sedang melakukan penipuan sekarang," kata Diann Candan, pendukung Trump yang juga pensiunan polisi.

Meskipun ketegangan di lokasi sangat tinggi, tidak ada bentrokan pendukung kedua capres.

Polisi menjaga lokasi penghitungan suara dengan siaga tinggi. Helikopter juga dikerahkan untuk memnatau kondisi dari udara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal