Tanggapan AS soal Diboikot Jadi Mediator Damai Palestina-Israel

Anton Suhartono
(Foto: Reuters)

"Kami mengambil posisi pada bagaimana kami memandang Yerusalem. Menurut saya, itu diserahkan kepada pihak Israel dan Palestina untuk memutuskan bagaimana mereka menentukan perbatasan masing-masing, lagi-lagi status finalnya ada di negosiasi," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas dengan tegas menolak peran AS dalam perundingan damai Palestina-Israel. Abbas menilai AS seolah-olah pemilik Yerusalem yang berhak memberikan kota suci itu kepada yang dikehendakinya. Ini sudah menyalahi resolusi DK PBB.

Hal senada disampaikan Presiden Turki Tayyip Erdogan bahwa AS sudah tidak bisa dipercaya lagi sebagai mediator karena sikap biasanya. Karena itu OKI mencari mediator baru untuk melanjutkan proses perdamaian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Selangkah Lagi

57 tahun lalu

Iran Pertanyakan Kesepakatan Damai dengan AS usai Israel Serang Lebanon Lagi

57 tahun lalu

Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih

57 tahun lalu

Jet Tempur F/A-18 Hornet AS Tabrak Gunung, Picu Kebakaran Hutan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal