Sebuah ledakan yang disebabkan oleh gas metana di tambang batu bara lain di Marwar pada Mei 2018 menewaskan 20 pekerja. Pada Agustus tahun itu juga, ledakan yang dipicu gas metana lainnya terjadi di Kota Quetta, menewaskan tujuh orang.
Pada 2011, sebanyak 45 penambang batubara tewas akibat ledakan gas metana, juga di Balochistan.
Balochistan yang berpenduduk jarang adalah daerah yang menyimpan sejumlah besar cadangan batu bara, gas alam, tembaga, dan emas. Hasil alam melimpah itu kebanyakan dikeruk oleh para pengusaha yang didukung China. Ironisnya, masyarakat lokal justru masih terbelit kemiskinan.
Sementara, di sisi lainnya, kelompok milisi separatis di wilayah itu sering menyasar para penambang dan pasukan keamanan.