Taliban Masih Izinkan Ratusan WN Asing Tinggalkan Afghanistan

Ahmad Islamy Jamil
Bandara Kabul di Afghanistan. (Foto: AP)

Pengumuman pemerintah baru Afghanistan pada Selasa (7/9/2021) secara luas dipandang sebagai sinyal bahwa Taliban tidak ingin memperluas basis mereka dan menghadirkan wajah yang lebih toleran kepada dunia. Hal ini sejalan dengan yang mereka janjikan sebelumnya.

Semua menteri dalam kabinet interim Taliban itu adalah laki-laki, dan hampir semuanya adalah orang-orang Pashtun—kelompok etnik yang mendominasi jantung Afghanistan Selatan yang jadi basis Taliban. Suku Pashtun berjumlah 38,5 persen dari total penduduk Afghanistan.

Sampai hari ini, dunia internasional masih hati-hati dalam menyambut pemerintah sementara bentukan Taliban di Afghanistan. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal