Taliban Ingin Afghanistan Punya Hubungan Diplomatik dengan Amerika

Anton Suhartono
Zabihullah Mujahid (Foto: Reuters)

KABUL, iNews.id - Taliban ingin memperbaiki hubungan dengan dunia internasional, termasuk Amerika Serikat, setelah merebut pemerintahan Afghanistan kembali. Pernyataan itu disampaikan menjelang pengumuman pemerintahan baru Afghanistan dalam waktu dekat.

Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid menegaskan negara Afghanistan atau Imarah Islam akan menjajaki hubungan diplomatik dengan AS.

"Imarah Islam ingin memiliki hubungan dan (kerja sama) diplomatik yang baik dengan Amerika," kata Mujahid.

Pada Senin lalu AS secara resmi mengakhiri perang 20 tahun ditandai dengan pemulangan gelombang terakhir pasukan dari bandara Kabul. Perang terpanjang AS di Afghanistan itu telah merenggut hampir 2.500 nyawa tentara Paman Sam serta sekitar 240.000 warga Afghanistan. Total biaya perang mencapai 2 triliun dolar AS.

Mujahid menambahkan pertemuan Dewan Pimpinan selama 3 hari di kota kelahiran Taliban, Kandahar, menghasilkan beberapa keputusan penting. Pertemuan tersebut di bawah bimbingan langsung pemimpin tertinggi Taliban Haibatullah Akhundzada.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Tulisan Raksasa Misterius "8647" Muncul di National Mall Washington DC, Apa Artinya?

57 tahun lalu

Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya

57 tahun lalu

Yusril Soroti Hubungan Baik Prabowo dan Trump, Indonesia-AS Kian Mesra

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal