Taliban Belum Diundang ke Pertemuan PBB tentang Afghanistan di Doha

umaya
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres belum mengundang pemerintahan Taliban untuk menghadiri pertemuan di Doha, Qatar. (Foto: Reuters)

Minggu lalu, Wakil Ketua PBB, Amina Mohammed menyarankan agar pertemuan di Doha dapat menemukan langkah-langkah kecil itu untuk mengembalikan ke jalan menuju pengakuan Taliban.

Taliban merebut kekuasaan pada Agustus 2021 ketika pasukan pimpinan AS mundur setelah perang selama 20 tahun. Pada bulan Desember, Majelis Umum PBB yang beranggotakan 193 orang menyetujui penundaan keputusan apakah akan mengakui pemerintahan Taliban Afghanistan. 

Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat pada hari Kamis mengutuk larangan Taliban terhadap perempuan Afghanistan bekerja untuk PBB di negara tersebut. PBB meminta para pemimpin Taliban untuk segera menghapus tindakan keras terhadap hak-hak perempuan dan anak perempuan.

Sebaliknya, Taliban mengaku menghormati hak-hak perempuan sesuai dengan interpretasinya yang ketat terhadap hukum Islam. Pejabat Taliban mengatakan keputusan tentang pekerja bantuan perempuan adalah "masalah internal."

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
9 hari lalu

PBB: Iran Eksekusi Mati 21 Orang, Sebagian Dituduh Mata-Mata

Nasional
13 hari lalu

Retno Marsudi Bertemu Presiden Tokayev, Perkuat Kerja Sama RI-Kazakhstan terkait Air dan Iklim

Internasional
14 hari lalu

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, PBB Desak Israel Hentikan Serangan

Nasional
14 hari lalu

Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, RI Kutuk Keras Serangan Israel 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal