Taliban: Afghanistan Ingin Bergabung dengan BRICS

Ahmad Islamy Jamil
Para pejuang Taliban mengambil alih kendali Istana Presiden Afghanistan di Kabul pada 15 Agustus 2021. (Foto: AP)

KABUL, iNews.id – Pemerintah Afghanistan yang dipimpin Taliban menyatakan minat yang besar untuk bergabung dengan BRICS. Hal itu diungkapkan seorang juru bicara Taliban pada Selasa (24/9/2024) menjelang KTT kelompok tersebut di Rusia, bulan depan.

Pertemuan puncak BRICS, yang terdiri atas negara-negara ekonomi berkembang yang meliputi Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan, akan dilangsungkan pada 22-24 Oktober di Kota Kazan, Rusia.

“Negara-negara dengan sumber daya utama dan ekonomi terbesar di dunia bergabung dengan forum BRICS, terutama Rusia, India, dan China,” kata Wakil Juru Bicara Pemerintah Afghanistan, Hamdullah Fitrat.  

“Saat ini, kami memiliki hubungan ekonomi dan pertukaran komersial yang baik dengan mereka. Kami ingin memperluas hubungan dan berpartisipasi dalam forum ekonomi BRICS,” ujarnya. 

Otoritas Taliban belum diakui secara resmi oleh secara internasional. Akan tetapi, mereka memiliki hubungan yang berkembang dengan negara-negara pendiri BRICS termasuk China dan Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Deretan Hasil Diplomasi Prabowo: Gabung BRICS hingga Tarif 0 Persen ke Uni Eropa

57 tahun lalu

Teddy Ungkap Alasan Prabowo Kerap ke Luar Negeri: Dunia Sedang Krisis, Pemimpin Harus Bangun Hubungan

57 tahun lalu

Menlu Sugiono: BRICS Harus Aktif Jaga Perdamaian Global Tanpa Standar Ganda

57 tahun lalu

Menlu Sugiono Akan Terbang ke India, Bahas Isu Global dan Ekonomi di Forum BRICS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal