Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Anton Suhartono
Staf Gedung Putih tak mengizinkan barang-barang dari China dibawa di pesawat kepresidenan Air Force One (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Staf Gedung Putih tak mengizinkan barang-barang dari China dibawa di pesawat kepresidenan Air Force One yang pulang dari Beijing. Staf kepresidenan dan jurnalis yang meliput perjalanan Presiden Donald Trump ke China diminta untuk membuang tanda pengenal yang diberikan China sebelum menaiki Air Force One, Jumat (15/5/2026).

Bukan hanya itu, mereka juga diminta membuang seluruh ponsel sekali pakai yang digunakan di luar negeri.

Emily Goodin, jurnalis The New York Post anggota koresponden Gedung Putih, mengatakkan sebelum penerbangan pulang dari Beijing, beberapa staf mengumpulkan semua barang mereka yang diberikan pejabat China. Barang-barang itu lalu dibuang di dalam tempat sampah di bawah tangga pesawat.

“Tidak ada barang dari China yang diizinkan masuk pesawat,” tulis Goodin, dalam posting-an di media sosial X, dikutip Sabtu (16/5/2026).

Barang-barang tersebut termasuk ponsel sekali pakai yang digunakan oleh staf Gedung Putih, pin identifikasi delegasi AS, serta kartu pers China.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Usai Bertemu Xi Jinping, Trump Tunda Kirim Senjata Senilai Rp211 Triliun ke Taiwan

Internasional
4 jam lalu

Iran Sudah Curiga Uni Emirat Arab Dukung Serangan AS-Israel sejak Awal

Internasional
6 jam lalu

Mantan Perwira Militer AS Membelot ke Iran, FBI Gelar Sayembara Rp3,5 Miliar

Internasional
6 jam lalu

Nah, Mantan Perwira Intelijen Angkatan Udara AS Membelot ke Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal