Takut Diintimidasi, Warga Tionghoa di Malaysia Tak Kibarkan Bendera Jelang Hari Kemerdekaan

Anton Suhartono
Menjelang Hari Kemerdekaan, Malaysia diwarnai ketegangan antar-etnis yakni terkait pemasangan bendara terbalik (Foto: Reuters)

Sejumlah tokoh masyarakat menyerukan agar pihak berwenang bersikap bijak. 

Sekjen Partai Aksi Demokratik (DAP) Anthony Loke mengecam tekanan publik terhadap Kejaksaan Agung untuk menuntut Pang. Sebagai bentuk dukungan, DAP bahkan membagikan 831 bendera gratis kepada warga Penang, angka yang mewakili tanggal Hari Kemerdekaan, 31 Agustus.

Namun, sejumlah kalangan menilai insiden tersebut harus ditindak tegas. 

“Kita telah belajar dasar-dasar mengibarkan bendera sejak sekolah. Jika dikibarkan terbalik, pasti ada tujuan tertentu,” ujar warga Malaysia, Shahriful Saiful (26).

Profesor Kartini Aboo Talib dari Universitas Kebangsaan Malaysia menilai peristiwa ini menunjukkan kurangnya pengetahuan dan apresiasi terhadap bahasa Melayu, patriotisme, dan pembangunan bangsa di kalangan sebagian komunitas non-Melayu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia, Disamarkan Jadi Beras India

57 tahun lalu

Viral Influencer Malaysia Ubah Lirik Lagu Rollerblade No Na, Netizen Murka!

57 tahun lalu

Mengejutkan! Turis Malaysia yang Viral Hina Warga China Bau Ternyata Polisi

57 tahun lalu

Bareskrim Tangkap Pengendali Uang Bandar Narkoba Fredy Pratama di Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal