Tak Tanggung-Tanggung, Jepang Anggarkan Rp376 Triliun per Tahun demi Tambah Kelahiran

Anton Suhartono
Jepang anggarkan Rp376 triliun per tahun demi mendongkrak kelahiran (Foto: Reuters)

Tidak ada pembahasan mengenai dari mana sumber pendanaan itu.

Kishida sebelumnya berjanji untuk melipatgandakan anggaran perawatan anak dalam 3 tahun mendatang demi mendongkrak angka kelahiran. Jepang sedang berjuang mendapat sumber pendanaan baru guna mendukung rencana pengeluaran perawatan. Namun Kishida mengesampingkan sumber pendanaan itu dari pajak penjualan. Pemerintah mempertimbangkan untuk memperkenalkan obligasi baru guna mendapatkan dana untuk biaya pendidikan.

Jepang mencatat rekor kelahiran terendah pada 2022, yakni di bawah 800.000 bayi. Dalam perkiraan resmi, angka tersebut seharusnya baru dicapai 8 tahun mendatang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
6 jam lalu

Polda Metro Selidiki Viral Dugaan Prostitusi Anak di Jakarta Libatkan WN Jepang

Nasional
3 hari lalu

Anggaran Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Disorot, Ketua KPK Tekankan Pentingnya Pengawasan

Nasional
4 hari lalu

AHY Ungkap Tantangan Proyek Giant Sea Wall, Perlu Kolaborasi Besar-besaran

Nasional
8 hari lalu

Menhan Sjafrie dan Menhan Jepang Tiba di Jakarta, Siap Teken Kerja Sama Pertahanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal