Tak Takut Senjata Aparat, Warga Myanmar Demonstrasi Lagi Tolak Kudeta Militer

Anton Suhartono
Warga Myanmar kembali berdemonstrasi Rabu (10/2) menentang kudeta militer meski korban berjatuhan sehari sebelumnya akibat luka tembak (Foto: Reuters)

Korban luka juga dilaporkan di Mandalay serta kota-kota lain, di mana pasukan keamanan menggunakan meriam air untuk membubarkan massa. 

Stasiun televisi pemerintah melaporkan polisi juga mengalami luka saat berupaya membubarkan unjuk rasa. Disebutkan polisi dilempari batu.

Amerika Serikat mengecam penggunaan kekerasan terhadap pengunjuk rasa Myanmar. PBB meminta pasukan keamanan Myanmar menghormati hak warganya untuk melakukan unjuk rasa secara damai.

"Penggunaan kekuatan yang tidak proporsional terhadap para demonstran tidak bisa diterima," kata Ola Almgren, perwakilan PBB di Myanmar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Ratusan Guru Madrasah Demo di Depan Gedung DPR, Tuntut Kesejahteraan dan Diangkat Jadi PPPK

Internasional
9 hari lalu

Pemimpin Iran Khamenei Sebut Demo Rusuh Upaya Kudeta

Destinasi
10 hari lalu

Viral Film Lisa BLACKPINK Terciduk Ubah Tangerang Jadi Myanmar, Netizen Murka!

Nasional
11 hari lalu

Kemlu Kembali Pulangkan 91 WNI Korban Online Scam dari Myanmar, Total 291 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal