Tak Sudi Ikut Wajib Militer, Ratusan Yahudi Ultra-Ortodoks di Israel Berontak

Ahmad Islamy Jamil
Para laki-laki Yahudi ultra-Ortodoks berunjuk rasa menentang UU wajib militer baru di Yerusalem, Palestina, 20 Juni 2024. (Foto:EPA)

TEL AVIV, iNews.id – Ratusan orang Yahudi ultra-Ortodoks turun ke jalan di timur Tel Aviv pada Selasa (16/7/2024) malam waktu setempat. Mereka memprotes wajib militer yang akan diberlakukan terhadap golongan mereka. 

Seorang koresponden kantor berita Sputnik melaporkan, unjuk rasa tersebut terjadi di wilayah yang mayoritas penduduknya adalah penganut Yahudi Ortodoks. Kawasan itu kemudian ditutup untuk lalu lintas.

Dilaporkan bahwa kerumunan Yahudi ultra-Ortodoks, yang sebagian besar remaja dalam usia wajib militer, terlihat memblokir jalan. Unit polisi yang berjaga dipanggil untuk membubarkan massa. 

Bentrok massa demonstran dan polisi pun tak terhindarkan. Para dokter dan sejumlah besar aparat penegak hukum dikerahkan di tempat kejadian.

"Berdinas di ketentaraan lebih buruk daripada mati!" teriak para pengunjuk rasa sambil meneriaki para polisi yang menangani unjuk rasa itu dengan sebutan "nazi" dan "fasis".

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran: Israel Tak Akan Luput dari Pembalasan

57 tahun lalu

Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional

57 tahun lalu

Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal