Tak Mau Kecolongan, Ukraina Selidiki Gereja Ortodoks yang terkait dengan Rusia

Umaya Khusniah
Pejabat tinggi keamanan Ukraina memerintahkan penyelidikan atas kegiatan cabang Gereja Ortodoks yang secara historis terkait dengan Moskow. (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id - Pejabat tinggi keamanan Ukraina memerintahkan penyelidikan atas kegiatan cabang Gereja Ortodoks yang secara historis terkait dengan Moskow. Penyelidikan ini akan menentukan gereja cabang Moskow berhak untuk beroperasi di salah satu situs paling suci di Ukraina yakni kompleks Pechersk Lavra di Kiev.

"Kita harus menciptakan kondisi sehingga tidak ada aktor yang terkait pada negara agresor (Rusia) yang dapat memanipulasi  dan melemahkan Ukraina dari dalam," kata Zelensky dalam sebuah pidato video, pada Kamis (1/12/2022).

Zelensky mengatakan, pemerintah akan mengajukan RUU ke parlemen yang melarang kelompok agama berafiliasi dengan pusat pengaruh di Rusia. Tindakan akan diambil untuk mencegah aktivitas subversif dari dinas khusus Rusia di lingkungan keagamaan Ukraina. 

"Selain itu, kepemilikan properti gereja akan diperiksa, termasuk penggunaan kompleks Pechersk Lavra," katanya.

Dinas keamanan SBU pekan lalu mengatakan telah menggeledah 350 bangunan milik Gereja yang terkait dengan Rusia. Sebanyak 850 orang telah diperiksa.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal