Tak Gubris Amerika, Arab Saudi Tetap Akan Buka Kembali Kedutaan di Suriah

Ahmad Islamy Jamil
Bendera nasional Arab Saudi (ilustrasi). Riyadh menyatakan akan membuka kembali kedutaannya di Suriah, meski tidak menyebutkan waktu persisnya. (Foto: Reuters)

Pemulihan hubungan Riyadh dan Damaskus menemukan momentumnya, menyusul kesepakatan damai antara Saudi dan Iran yang ditengahi China, beberapa bulan lalu. Seperti diketahui, Teheran sendiri merupakan sekutu utama Assad.

Sementara Amerika Serikat selaku sekutu Arab Saudi, menentang langkah negara-negara di Timur Tengah untuk menormalisasi hubungan dengan Suriah. Washington DC menganggap kebrutalan pemerintah Assad selama konflik di negara itu tidak boleh dilupakan begitu saja.

Beberapa negara Arab juga menentang normalisasi hubungan dengan Damaskus.

Namun, Kemlu Arab Saudi justru menilai keputusan untuk islah dengan Suriah itu akan mendukung keamanan dan stabilitas regional Timur Tengah.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

57 tahun lalu

Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal