Pejabat Iran lain, yang juga meminta namanya tidak disebutkan, pilpres AS menjadi faktor lain yang memengaruhi serangan pembalasan terhadap Israel. Namun dia menegaskan Iran tidak ingin mencampuri pilpres AS dengan serangan tersebut.
Sementara itu sumber diplomat dari Mesir, Bahrain, dan Oman mengatakan pihaknya telah mendapatkan garis besar mengenai serangan pembalasan tersebut.
AS sebelumnya memperingatkan Iran untuk tidak membalas Israel.
Portal berita Axios, mengutip sumber pejabat AS, melaporkan Gedung Putih telah memperingatkan Iran tidak bisa menghentikan Israel jika negara Yahudi itu kembali membalas serangan.
Presiden Iran Massoud Pezeshkian sebelumnya memberi sinyal militernya akan melancarkan serangan pembalasan ke Israel.
Namun Pezeshkian memperingatkan, jika Israel mau menerima gencatan senjata, Iran mungkin akan mengurangi intensitas serangan pembalasannya.