Taiwan Tak Ingin Berperang dengan China, Presiden Tsai: Itu Sama Sekali Bukan Pilihan Kami

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Taiwan, Tsai Ing Wen. (Foto: Reuters)

Dalam beberapa waktu terakhir, Taiwan mendapat tekanan militer dan politik yang terus meningkat dari China. Ini terutama terjadi sejak Beijing menggelar latihan perang pada awal Agustus, menyusul kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taipei.

Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri yang demokratis, selalu diklaim Beijing sebagai bagian dari wilayah China.

Menurut para analis, setiap konflik atas Taiwan dapat menyeret Amerika Serikat, Jepang, dan mungkin sebagian besar dunia. Konflik tersebut juga dapat menghancurkan ekonomi global, terutama mengingat posisi dominan Taiwan sebagai produsen semikonduktor yang digunakan dalam segala hal, mulai dari ponsel pintar dan tablet hingga jet tempur.

Tsai berkomitmen untuk menjadikan penguatan pertahanan Taiwan sebagai landasan pemerintahannya. Dengan begitu, Taipei berharap dapat melakukan pencegahan yang lebih meyakinkan terhdap China—yang begitu ambisius meningkatkan program modernisasi militernya sendiri.

Menurut Tsai, Taiwan akan menunjukkan kepada dunia bahwa negara pulau itu bertanggung jawab atas pertahanannya sendiri.

Taiwan saat ini tengah meningkatkan produksi rudal presisi dan kapal angkatan laut berkinerja tinggi secara massal. Taipei juga berusaha memperoleh senjata kecil yang sangat mobile dapat sepenuhnya digunakan untuk menanggapi ancaman militer eksternal.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal