“Karena saya sangat lelah, saya lanjutkan tidur, berharap yang terbaik,” tuturnya.
Otoritas kegempaan Taiwan, Badan Cuaca Pusat, terjadi lebih dari 200 gempa sejak Senin sore hingga Selasa pagi. Itu merupakan gempa susulan dari guncagan utama pada Senin sore.
Direktur Pusat Seismologi Taiwan Wu Chien Fu mengatakan, gempa susulan dipicu pelepasan energi yang terkonsentrasi dan kemungkinan masih terus berlangsung, meski tidak sekuat gempa utama.
Gempa terbaru ini menyebabkan dua bangunan yang sudah tidak berpenghuni mengalami kerusakan dan miring. Gedung tempat tinggal itu sudah dikosongkan sejak gempa pada 3 April. Penghuni tak berani menempatinya lagi karena kondisinya yang rentan.