Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran

Anton Suhartono
Perang melawan Iran berdampak besar terhadap tingkat popularitas PM Israel Benjamin Netanyahu (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Perang melawan Iran tampaknya berdampak besar terhadap tingkat popularitas Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu. Hasil survei terbaru menunjukkan semakin banyak warga Israel yang kehilangan kepercayaan terhadap sang pemimpin setelah konflik tersebut berakhir.

Survei yang dilakukan Universitas Ibrani Yerusalem dan dirilis surat kabar The Times of Israel pada Minggu (21/6/2026) mengungkap dukungan terhadap Netanyahu sebagai perdana menteri anjlok menjadi 29,4 persen. Angka itu turun tajam dibandingkan survei pada Maret lalu yang masih mencapai 40,5 persen.

Penurunan dukungan tersebut sejalan dengan buruknya penilaian publik terhadap kinerja Netanyahu selama perang. Sebanyak 56,4 persen responden menyebut kepemimpinannya dalam konflik melawan Iran sebagai "gagal" atau "buruk". Sebaliknya, hanya 26,5 persen yang memberikan penilaian positif.

Mayoritas warga Israel juga tidak percaya pada klaim Netanyahu mengenai hasil perang. Sebanyak 72,5 persen responden menolak pernyataannya bahwa Israel memperoleh keuntungan signifikan dan berhasil menghilangkan ancaman eksistensial dari Iran.

Bahkan, 92,1 persen responden meyakini Iran sebagai pihak yang memenangkan perang. Sementara itu, 82,9 persen menilai konflik tersebut justru melemahkan keamanan Israel dalam jangka panjang.

Hasil survei juga menunjukkan 87,8 persen responden yakin Israel gagal mencapai tujuan yang ingin diraih dalam perang atau hanya berhasil memenuhi sebagian target yang ditetapkan.

Pengambilan sampel survei dilakukan pada 17 hingga 20 Juni dengan melibatkan 3.644 responden.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

57 tahun lalu

Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada

57 tahun lalu

Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon

57 tahun lalu

Hubungan Retak! Pemerintahan Donald Trump Diam-Diam Dekati Oposisi Israel, Singkirkan Netanyahu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal