Survei Menyebut Mayoritas Warga Jepang Tolak Kenaikan Pajak untuk Ekspansi Militer

Umaya Khusniah
- Mayoritas warga Jepang menolak adanya kenaikan pajak yang akan digunakan untuk mendanai ekspansi militer. (Foto: Reuters)

Selain itu juga, untuk mempersiapkan negara menghadapi konflik berkelanjutan. Di antaranya uji coba rudal oleh Korea Utara di dekatnya, klaim China atas Taiwan dan invasi Ukraina oleh tetangga barat Jepang, Rusia yang memicu ketakutan akan terjadinya perang.

PM Fumio Kishida bulan ini mengatakan, pemerintahnya tidak akan menaikkan pajak untuk tahun fiskal berikutnya mulai 1 April. Namun dia akan menaikkannya secara bertahap menuju fiskal 2027 untuk mengamankan pendanaan guna meningkatkan anggaran pertahanan.

Dia mengatakan Jepang berada pada titik balik dalam sejarah. Ekspansi militer melalui pemotongan biaya dan kenaikan pajak adalah jawaban atas berbagai tantangan keamanan yang dihadapi.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
44 menit lalu

Badai Salju Mengganas di Jepang, 46 Orang Tewas Ratusan Luka

Nasional
2 hari lalu

Survei Indikator: 79,9 Persen Publik Puas terhadap Kinerja Presiden Prabowo

Nasional
2 hari lalu

IJKS 2026 Digelar di Bogor, Angkat Industri Koi Lokal hingga Pererat Persahabatan RI-Jepang

Nasional
5 hari lalu

Pabrik Patungan Krakatau Steel dan Osaka Steel Jepang Tutup Operasi di RI, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal