Surat Panas Macron ke Netanyahu: Akui Palestina, Tolak Tekanan Israel

Anton Suhartono
Emmanuel Macron melayangkan surat keras kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, isinya menolak tuduhan anti-semit (Foto: AP)

PARIS, iNews.id - Presiden PrancisEmmanuel Macron melayangkan surat keras kepada Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu, menolak tuduhan bahwa rencana pengakuan Palestina oleh Paris memicu maraknya praktik anti-semitisme di Prancis. 

Macron menegaskan, Prancis tidak akan tunduk pada tekanan Israel dan tetap berkomitmen mengakui negara Palestina bulan depan.

Surat yang diterbitkan media Prancis pada Selasa (26/8/2025) itu berisi kecaman tajam terhadap sikap Netanyahu yang dianggap manipulatif. Macron menegaskan, isu anti-semitisme tidak boleh dijadikan senjata politik demi membungkam kritik atas agresi Israel di Gaza.

“Tuduhan bahwa Prancis tidak bertindak menghadapi bencana yang sedang kita hadapi dengan segala daya tidak bisa diterima. Perjuangan melawan anti-Semitisme tidak boleh dijadikan senjata,” tulis Macron, dikutip Kamis (28/8/2025).

Lebih jauh, Macron meminta Netanyahu segera menghentikan perang Gaza yang menurutnya “ilegal, berdarah, dan mempermalukan Israel di mata dunia”. Ia menilai serangan brutal Israel justru menjerumuskan rakyatnya sendiri ke dalam kebuntuan diplomatik dan moral.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jenderal Lebanon Dibunuh Israel, Hizbullah: Kejahatan Keji!

57 tahun lalu

AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya

57 tahun lalu

Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza

57 tahun lalu

Mobil Dibom Israel, Jenderal Angkatan Darat Lebanon Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal