Sungai di Korsel Memerah Tercemar Darah Bangkai Babi yang Dibunuh demi Cegah Penyebaran Virus

Nathania Riris Michico
Sungai menjadi merah karena darah ribuan babi yang disembelih. (FOTO: doc. YEONCHEON IMJIN RIVER CIVIC NETWORK)

Pemerintah juga mengatakan langkah darurat telah diambil untuk mencegah polusi lebih lanjut.

Operasi pemusnahan babi di Korsel dilakukan selama akhir pekan. Bangkai-bangkai babi itu dikabarkan ditinggalkan di dalam beberapa truk di sisi tempat penguburan dekat perbatasan Korsel-Korut.

Keterlambatan produksi wadah plastik yang digunakan untuk pembuangan bangkai-bangkai itu membuat penguburan tidak dapat dilakukan secepatnya.

ASF baru ditemukan di Korea Selatan baru-baru ini, dan ada spekulasi bahwa virus itu dibawa oleh babi yang melintasi zona demiliterisasi (DMZ) yang memisahkan Korea Utara dan Selatan.

Kasus pertama ASF dilaporkan Korea Utara pada Mei, dan Korea Selatan melakukan upaya besar guna mencegah virus itu masuk ke negaranya, termasuk dengan memasang pagar perbatasan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Karina dan Winter Aespa Terbang Langsung ke Meksiko, Dukung Korsel di Piala Dunia 2026!

57 tahun lalu

Viral Bocah di Bogor Tewas Diterkam Anjing Pemburu Babi, Pemilik Diburu Polisi

57 tahun lalu

Bukan Hanya Rupiah, Won Korea Tersungkur Hadapi Dolar AS: Terburuk sejak 17 Tahun

57 tahun lalu

Fakta Baru Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi, Mantan Istri Jadi Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal