Sudan Memanas! Kelompok Militer Bentrok, Bakal Jadi Perang Saudara?

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Sudan. (Foto: Reuters)

Pada Kamis (13/4/2023) malam, Tentara Nasional Sudan mengeluarkan pernyataan keras. Mereka mengatakan, penempatan RSF di Khartoum dan beberapa kota lainnya adalah ilegal dan tidak dikoordinasikan dengan Angkatan Bersenjata Sudan. 

Sementara media melaporkan, penyebaran RSF yang tiba-tiba di dekat Pangkalan Udara Merowe adalah pemicu keluarnya pernyataan Tentara Nasional Sudan tersebut.

Lembaga penyiaran Alarabiyah, dengan mengutip sumber, melaporkan bahwa tentara Sudan juga mengerahkan divisinya di Merowe karena adanya “masalah keamanan”. Tentara dilaporkan mengultimatum RSF agar meninggalkan Khartoum dalam tenggat waktu yang telah ditentukan. 

Akan tetapi, RSF mengklaim kehadiran mereka di sana sepenuhnya sesuai dengan tugas dan tanggung jawab mereka.

Pada Desember 2022, militer Sudan dan oposisi negara itu menandatangani perjanjian politik yang mengatur pembentukan pemerintahan sipil transisi di negara itu. Dokumen tersebut mempertimbangkan penunjukan perdana menteri, adopsi konstitusi sementara dan masa transisi dua tahun diikuti dengan pemilihan umum. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI: Prajurit Hadir di Ranah Sipil Jangan Buru-buru Dianggap Militerisme

57 tahun lalu

Deretan Hasil Diplomasi Prabowo: Gabung BRICS hingga Tarif 0 Persen ke Uni Eropa

57 tahun lalu

Trump Disebut bakal Perketat Syarat untuk Akhiri Perang Iran, Apa Saja?

57 tahun lalu

Uni Eropa Kutuk Rencana Netanyahu Rebut 70% Wilayah Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal