Staf PBB Seluruh Dunia Mengheningkan Cipta Kenang 101 Pekerja UNRWA yang Gugur di Gaza

Anton Suhartono
Para pekerja PBB mengheningkan cipta selama 1 menit untuk mengenang 101 staf UNRWA di Gaza yang gugur akibat serangan Israel (Foto: Reuters)

UNRWA menyatakan, beberapa staf terbunuh saat antre untuk mendapatkan roti. Ada pula yang terbunuh beserta keluarga akibat serangan udara pasukan Zionis.

“Staf UNRWA di Gaza memberikan penghargaan atas pengibaran bendera PBB setengah tiang di seluruh dunia,” kata Tom White, direktur UNRWA di Gaza. 

Hanya saja, lanjut dia, di kantor Gaza, bendera PBB tetap harus berkibar penuh sebagai tanda UNRWA masih berdiri untuk melayani rakyat.

UNRWA didirikan pada 1949 setelah perang Arab-Israel I. Imbas dari perang itu, Israel mencaplok sebagian tanah Palestina sehingga banyak warga yang terpaksa meninggalkan kampung halaman. Sekitar 6 juta pengungsi Palestina mendiami beberapa kamp seperti di Gaza, Lebanon, Mesir, Suriah, dan lainnya.

UNRWA menyediakan layanan publik termasuk sekolah, layanan, dan bantuan. Sebagian besar dari sekitar 5.000 staf UNRWA yang bekerja di Gaza adalah pengungsi Palestina.

Konflik paling mematikan berikutnya bagi pekerja bantuan PBB terjadi di Nigeria pada 2011. Saat itu pelaku bom bunuh diri beraksi di kantor PBB Abuja menewaskan 46 orang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Parlemen Israel Bubar, Nasib Netanyahu Tak Jelas

2 hari lalu

Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas

3 hari lalu

Kejam! Israel Akan Kelilingi Penjara Tahanan Palestina dengan Banyak Buaya

3 hari lalu

Perang di Mana-Mana, Israel Kekurangan Tentara dan Tank Parah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal