Sri Lanka Hati-Hati Setujui Pelarangan Burka

Anton Suhartono
Sri Lanka masih mempertimbangkan pelarangan burka bagi muslimah (Foto: Reuters)

Pemakaian burka di Sri Lanka pernah dilarang sementara pada 2019 menyusul serangan bom Paskah di beberapa gereja serta hotel yang menewaskan lebih dari 260 orang. 

Dua kelompok lokal yang berjanji setia kepada ISIS disalahkan atas serangan di enam lokasi itu, yakni dua gereja Katolik Roma, satu gereja Protestan, dan tiga hotel berbintang.

Sri Lanka juga berencana menutup lebih dari 1.000 sekolah Islam dengan alasan tidak terdaftar dan tidak mengikuti kebijakan pendidikan nasional.

Jumlah muslim di Sri Lanka mencapai 9 persen dari total 22 juta penduduk. Mayoritas warga Sri Lanka atau 70 persen memeluk agama Budha. Disusul Hindu yang banyak dianut etnis Tamil, yakni sekitar 15 persen dari populasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
26 hari lalu

Menteri Energi Sri Lanka Mundur di Tengah Krisis, Dituduh Korupsi Impor Batubara

Nasional
1 bulan lalu

Penumpang KAI Daop 1 Jakarta Tembus 340.496 saat Libur Panjang Paskah

Nasional
1 bulan lalu

Lalu Lintas Normal, Contraflow di KM 55-47 Tol Jakarta-Cikampek Disetop

Nasional
1 bulan lalu

Arus Balik Libur Panjang, Contraflow Diterapkan di KM 55-47 Tol Jakarta-Cikampek 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal