Dengan bobot hanya sekitar 18 kilogram, senjata ini bisa dibawa dan dioperasikan oleh satu prajurit di medan tempur, menjadikannya senjata fleksibel untuk pertempuran jarak dekat dan pertahanan titik strategis.
Berikut spesifikasi teknis utama rudal Igla-S:
Rudal ini juga dilengkapi dengan kepala pelacak ganda yang mampu menolak flare atau umpan panas dari pesawat musuh, menjadikannya sulit dihindari.
Menurut laporan Kementerian Pertahanan Venezuela, ribuan unit Igla-S kini menjadi tulang punggung sistem pertahanan udara jarak dekat negeri itu, melengkapi sistem artileri Smerch dan jet tempur Su-30MK2 yang juga dipasok Rusia.
Persiapan Hadapi Manuver AS di Karibia
Langkah Venezuela ini dilakukan setelah meningkatnya aktivitas militer Amerika Serikat di sekitar Laut Karibia. Kapal perang AS dilaporkan berlabuh di Trinidad dan Tobago, hanya ratusan kilometer dari perairan Venezuela.
Situasi semakin panas setelah Senator AS Rick Scott menyebut bahwa “masa jabatan Maduro tinggal menghitung hari,” bahkan menyarankan sang presiden untuk segera kabur ke Rusia atau China sebelum terlambat.