Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Bakal Ditempatkan di Australia, Dekat Indonesia

Ajeng Wirachmi
Pesawat pengebom B-52 AS akan ditempatkan di Australia (Foto: US Air Force via Reuters)

Berikutnya pesawat B-52G memiliki kemampuan untuk meluncurkan rudal udara dan antikapal. Pesawat B-52H lebih efisien dibandingkan varian lain karena mesinnya dialihkan dari turbojet ke turbofan. 

Di era 1980-an, B-52G dan H dipercanggih sehingga mampu membawa rudal jelajah yang diluncurkan dengan kapasitas hulu ledak konvensional hingga nuklir. 

Pesawat B-52 memiliki panjang 49 meter dan lebar sayap 56 meter serta dilengkapi dengan 8 mesin jet yang diletakkan di bawah sayap dalam 4 pod. Jumlah kru yang dapat terbang bersama B-52 adalah enam orang, namun jumlahnya berkurang jadi lima pada 1991. 
Hal itu dikarenakan tempat senjata yang terdapat di bagian ekor pesawat mampu dikendalikan dari jarak jauh. 

Adapun kecepatan maksimum yang mampu ditempuh B-52 adalah 960 km per jam pada ketinggian 17.000 meter. Canggihnya, meskipun terbang puluhan meter di atas permukaan tanah, B-52 mampu melesat 600 km per jam. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi

Nasional
4 hari lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Nasional
4 hari lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
4 hari lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal