Dalam prospektus IPO, SpaceX melaporkan pendapatan kuartal pertama naik 15 persen menjadi 4,69 miliar dolar AS, dibandingkan 4,07 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sepanjang 2025, pendapatan perusahaan melonjak 33 persen menjadi 18,67 miliar dolar AS.
Meski demikian, SpaceX masih mencatatkan kerugian bersih sebesar 4,28 miliar dolar AS pada kuartal terbaru. Angka itu sedikit membaik dibandingkan kerugian 4,94 miliar dolar AS yang dibukukan sepanjang 2025.
Selain bisnis peluncuran dan teknologi antariksa, SpaceX juga memiliki layanan internet satelit Starlink yang menjadi penyumbang terbesar pendapatan perusahaan sekaligus satu-satunya unit usaha yang menghasilkan keuntungan.
Perusahaan ini juga memiliki divisi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bernama xAI yang resmi bergabung dengan SpaceX pada Februari lalu.