Sosok Vladimir Putin, Presiden Rusia yang Perintahkan Serangan Terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II

Anton Suhartono
Vladimir Putin (Foto: Reuters)

Namun Putin baru remsi dilantik sebagai presiden untuk pertama kali pada 7 Mei 2000. Sebagai imbalan, Putin memberikan Yeltsin kekebalan dari penuntutan.

Lalu pada 2004, Putin kembali terpilih menjadi presiden untuk periode kedua, setelah memenangkan pemilu dari jalur independen. Namun karena saat itu aturan di Rusia hanya membolehkan presiden menjabat dua periode berturut-turut, Putin tak lagi mengikuti pemilu. 

Jabatan presiden diduduki anak didiknya, Dmitry Medvedev. Baru 2 jam dilantik sebagai presiden, Medvedev menunjuk Putin sebagai perdana menteri yang baru. 

Pada 2012, Putin kembali menjadi presiden Rusia dalam pemilu kontroversial. Kemenangannya juga buah dari dukungan Medvedev yang meminta partai berkuasa United Russia mendukung Putin. Saat itu masa jabatan presiden bertambah dari 4 menjadi 6 tahun. 

Lalu pada 2018, Putin kembali mengikuti pilpres dan memenangkan masa jabatan untuk periode keempat, lagi-lagi melalui hasil pemilu yang kontroversial.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal