Sosok Qasem Soleimani, Komandan Pasukan Elite Garda Revolusi Iran yang Dibunuh Pasukan AS

Anton Suhartono
Qasem Soleimani (Foto: AFP)

"Bagi negara Barat, dia bertanggung jawab dalam mengekspor revolusi Islam Iran, mendukung teroris, menumbangkan pemerintahan pro-Barat dan mengobarkan perang Iran di luar negeri," kata Pollack, menambahkan.

Sementara itu di dalam negeri, desakan dari warga agar dia lebih berperan di politik semakin kuat.

Terlebih, Iran dilanda krisis ekonomi sebagai dampak dari sanksi AS. Keterlibatannya di politik bisa memberikan tekanan lebih besar kepada AS.

Namun dalam sebuah kesempatan, Soleimani menepis rumor bahwa suatu hari dia akan mencalonkan diri sebagai presiden.

Sebuah survei yang dilakukan IranPoll dan University of Maryland pada 2018 menunjukkan, dia merupakan salah satu dari sedikit tokoh yang dianggap layak melanjutkan estafet pemerintahan Iran.

Soleimani memiliki peringkat popularitas 83 persen, bahkan mengalahkan Presiden Hassan Rouhani dan Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?

57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

57 tahun lalu

Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS

57 tahun lalu

Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal