Sosok Mohsen Fakhrizadeh, Arsitek Nuklir Iran yang Ditakuti Israel

Anton Suhartono
Sosok Mohsen Fakhrizadeh pernah disebut PM Israel Benjamin Netanyahu pada 2018 (Foto: AFP)

Beberapa analis bahkan membandingkan Fakhrizadeh dengan mantan komandan pasukan elite Qasem Soleimani yang dibunuh oleh pasukan Amerika Serikat di Baghdad pada awal tahun ini.

"Mereka paralel dalam hal senioritas dan prestise di Iran meski melakukan dua hal yang sama sekali berbeda," kata Simon Henderson, pakar Timur Tengah di Institut Washington untuk Kebijakan Timur Dekat.

Namun para ahli tentang proliferasi nuklir ragu kematian Fakhrizadeh yang berpengalaman puluhan tahun akan berdampak signifikan pada program senjata kontemporer Iran.

Seperti Soleimani, Fakhrizadeh tumbuh berkembang di masa Revolusi Islam Iran yang menggulingkan Shah Mohammad Reza Pahlavi. Dia diperkirakan berusia sekitar 60 tahun saat dibunuh yang berarti usianya sekitar 18 atau 19 tahun saat Revolusi Iran pada 1979.

Setelah revolusi, dia bergabung Korps Garda Revolusi, sebuah kelompok militer yang dibentuk untuk melindungi republik dan menegakkan tujuan ideologis yang ketat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS-Iran Saling Serang Lagi, Selat Hormuz Nyaris Lumpuh

57 tahun lalu

AS Bombardir 5 Provinsi Iran, 14 Orang Tewas 78 Luka

57 tahun lalu

Balas Dendam! Iran Gempur Pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait

57 tahun lalu

Trump Sebut AS Akan Lucuti Nuklir Iran Tanpa Negosiasi: Itu Lebih Mudah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal