Sosok Min Aung Hlaing, Jenderal Myanmar yang Ambil Alih Kekuasaan dari Aung San Suu Kyi

Djairan
Min Aung Hlaing (Foto: Reuters)

Sebagai perancang konstitusi Myanmar pada 2008, militer mengabadikan peran permanen dalam sistem politik. Militer mendapat kuota 25 persen dalam kursi parlemen serta mendapat jatah menteri pertahanan, menteri dalam negeri, serta menteri urusan perbatasan. Militer juga berkuasa dalam memastikan kepentingan utama dalam politik.

Min Aung Hlaing (64) sebenarnya cenderung menjauhi politik. Dia menempuh studi hukum di Universitas Yangon pada 1972-1974. 

“Dia orang yang tidak banyak bicara dan juga tidak menonjolkan diri," kata seorang teman sekelasnya, pada 2016.

Min Aung Hlaing lalu melanjutkan studi militer di akademi pertahanan DSA, meskipun baru diterima setelah mencoba tiga kali yakni pada 1974. Menurut seorang teman sekelas di DSA, Min hanya seorang kadet biasa, namun dia terkejut begitu mengetahui kariernya meroket dan cepat naik pangkat melebihi pangkat menjadi perwira.

Selama berkarier di militer, nama Min ikut disebut dalam kekerasan terhadap muslim Rohingya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

TNI: Prajurit Hadir di Ranah Sipil Jangan Buru-buru Dianggap Militerisme

57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal