Sosok Itamar Ben Gvir, Menteri Israel yang Usul Warga Palestina Dihukum Mati di Kursi Listrik

Ajeng Wirachmi
Itamar Ben Gvir (Foto: Reuters)

Di usia 18 tahun, dia dibebaskan dari wajib militer karena dianggap sebagai ekstremis.

Ben Gvir juga dikenal sebagai pengacara yang membela banyak ekstremis Yahudi terkait serangan kepada masyarakat Arab. Menjadi sosok yang kontroversial bagi masyarakat Palestina membuat Ben Gvir populer dan dicintai masyarakat Israel, terutama mereka yang tinggal di Tepi Barat. 

Sebenarnya, nama Ben Gvir sudah tenar sejak berusia 19 tahun. Kala itu, dia hadir di sebuah wawancara televisi hanya beberapa pekan sebelum tewasnya mantan Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin pada 4 November 1995. 

Dia juga menentang kesepakatan Oslo antara Israel dengan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) pada 1993. 

Setelah menjadi menteri, Ben Gvir semakin menjadi sosok kontroversi serta dibenci umat Islam, yakni mengunjungi Masjid Al Aqsa. Kritikan terhadap Ben Gvir tak hanya datang dari Palestina dan negara Muslim, melainkan politikus Israel mantan Perdana Menteri Yair Lapid. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir

5 jam lalu

Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza

6 jam lalu

Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir

8 jam lalu

Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal